Menghidupkan Suasana Jakarta Melalui Musik Jalanan

Syahgondrong, Musisi Jalanan.

    Musisi jalanan atau pengamen sering kali menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan kota besar. Mereka hadir di berbagai sudut kota, menghadirkan hiburan sekaligus menciptakan suasana. Salah satu musisi jalanan yang patut disorot adalah Muhammad Syafudin, yang akrab disapa Syahgondrong. Dengan penampilan rapi dan alat musik yang memadai, ia sering ditemui di sekitar Stasiun Sudirman, Jakarta, menghibur penumpang dengan berbagai lagu.

    Dalam sehari, Syahgondrong bisa membawakan hingga 100 lagu, tergantung dari waktu manggungnya, biasanya dimulai dari jam 3 sore hingga 8 malam. Sejak di-PHK dari pekerjaan sebelumnya, menjadi musisi jalanan kini menjadi mata pencahariannya. Meskipun tidak tergabung dalam komunitas musisi jalanan, ia tetap menjaga hubungan baik dengan petugas setempat, meski kadang mendapat teguran dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

    Menariknya, Syahgondrong tidak hanya membawakan lagu-lagu populer, tetapi juga menyanyikan karya-karyanya sendiri. Ia sudah menciptakan tiga lagu berjudul Selamanya Cinta, Sahabat Tercinta, dan Terbawa Mimpi. Dalam setiap penampilannya, ia berusaha untuk mengekspresikan diri dan menyampaikan pesan melalui lagu-lagunya.

    Melalui pekerjaannya, ia berharap pemerintah lebih memahami kondisi musisi jalanan. "Harapan saya simpel, jangan terlalu mengekang. Kami hanya berkarya dan menyalurkan bakat. Kami ingin pemerintah memberikan ruang bagi kami untuk berkarya tanpa tekanan," ungkapnya. Bagi Syahgondrong, menjadi musisi jalanan bukan hanya sekadar mencari nafkah, tetapi juga meluapkan opini dan hobi dalam bentuk seni.

Post a Comment

Previous Post Next Post